Tutorial LAN
Local area network adalah hubungan satu komputer dengan komputer lain dalam suatu ruang atau gedung tertentu. Dengan Local area network maka kita dapat berbagipakai sumber daya komputer antara seorang user dengan user lain. Selain itu dapat juga untuk sharing (berbagi pakai) dokumen pekerjaan dengan user lain. Kita dapat membuka file atau dokumen tanpa harus duduk didepan komputer dimana dokumen tersebut disimpan. Pendek kata dengan adanya local area network maka akan mempercepat proses pertukaran dokumen dan menaikkan kinerja suatu perusahaan.
Namun dengan adanya local area network ini juga membuka peluang untuk terjadinya penyimpangan-penyimpangan terhadap dokumen yang di share sehingga menimbulkan kerawaan terhadap dokumen-dokumen yang bersifat rahasia dibuka oleh user yang tidak berhak. Dalam rangka ini sistem windows telah menyediakan fasilitas dalam rangka untuk memproteksi data dan informasi tidak terjadi penyimpangan. Namun terjadi dan tidaknya penyimpangan akan kembali lagi kepada user maupun administrator bisakan dia bertanggungjawab terhadap pekerjaannya.
PERINTAH DASAR LINUX
PERINTAH DASAR LINUX
Perintah linux dasar
By eko • August 26, 2007
PERINTAH-PERINTAH DASAR LINUX
Pada saat pertama kali menggunakan UNIX / Linux, setiap user harus memasukanlogin dan password. Pada sistem operasi DOS,
setiap user yang memakai komputer tidak pernah ditanya login dan password, karena DOS memang dirancang tidak untuk sistem
multi-user. Sedangkan UNIX / Linux, sejak awal pengembangannya memang ditujukan
untuk sistem multi- user sehingga dilengkapi dengan sistem keamanan yang handal.
1. login
fungsi : untuk masuk ke dalam jaringanketerangan : Setiap pemakai sah dari sistem UNIX mempunyai identifikasi pemakaisendiri (ID).2. passwordFungsi : Memasukkan kata sandi setelah login.Keterangan : Untuk pemakai yang baru didaftar oleh SUPER USER maka user tidakperlu memasukkan kata sandi.Untuk menjaga kerahasiaan, pengetikan tombol password tidak ditampilkan di layar.Linux 2.0.0 (kepet.no-ip.org) (ttyp2)kepet login: kepetPassword:Last login: Mon Nov 23 15:10:29 from 10.252.1.2Linux 2.0.0. You have mail.
kepet:~$
Jika seorang user tidak mempunyai hak atau memasukkan password yang keliru maka
akan tampil pesan :
login: akuPassword:Login incorrect3. passwdFungsi : Untuk membuat atau mengubah kata sandi$ passwdChanging password for kepetEnter old password:Enter new password:The password must have at least 6 characters, try again.Enter new password:
Keterangan :
Seperti uraian keterangan di password, bila pertama kali log in ke sistem UNIX, harus
dibuat kata sandi untuk diri sendiri. Harus dipikirkan suatu urutan huruf dan angka
yang lebih panjang dari 6 karakter untuk kata sandi tersebut. Program password
meminta pengetikan kata sandi sebanyak 2 kali. Bila ternyata kedua ketikan bukan
kata yang sama, akan diberikan kesempatan sekali lagi. Sekali diterapkan sebuah
sandi, maka tidak dapat log in tanpa memberitahukannya pada UNIX, oleh karena itu
password jangan sampai terlupa.
4. who
Fungsi : untuk mengetahui daftar pemakai yang sedang aktif (login)$ whoroot tty1 Nov 19 15:34sulis ttyp1 Nov 23 14:34 (:0.0)kepet ttyp2 Nov 23 15:44 (10.252.1.201)Keterangan : perintah who akan memberikan daftar pemakai yang baru saja log in dengan menunjukkan nama pemakai, terminal ID, dan waktu masing-masing log in.
5. finger
Fungsi : finger mempunyai kegunaan hampir sama dengan who, hanya saja fingermenyediakan informasi identitas user yang lebih lengkap dari ada who.Contoh perbedaan pemakaian who dan finger$ whonanang ttyp1 Nov 26 14:59 (:0.0)nanang ttyp2 Nov 26 16:18 (:0.0)sulis ttyp3 Nov 26 17:03 (surat.no-ip.orgs.)kepet ttyp4 Nov 26 18:01 (10.252.1.201) $ finger
Login Name Tty Idle Login Timenanang Nanang Syahroni p1 2:17 Nov 26 14:59 (:0.0)nanang Nanang Syahroni p2 2:11 Nov 26 16:18 (:0.0)sulis Sulistyo Mahargyo.B p3 1 Nov 26 17:03 (surat.no-ip.orgs.)kepet Eko Kepet p4 Nov 26 18:01 (10.252.1.201)6. logout
Fungsi : Untuk keluar dari sistemKeterangan : bila pemakai akan mengakhiri penggunaan terminal sebaiknyamenjalankan perintah ini, agar hak akses pada log in-nya tidak disalahgunakan olehorang lain yang tidak berhak.7. exit
Fungsi : Untuk keluar dari sistem
Keterangan : sama dengan perintah log out.
8. whoami
Fungsi : untuk mengetahui siapa user yang sedang login di suatu komputer / terminal
Keterangan : digunakan bila anda menemukan terminal yang belum logout atau exit
dan ingin mengetahui milik siapa terminal tersebut diaktifkan.
9. date
Fungsi : Menunjukkan atau mengatur tanggal
$ dateMon Nov 23 15:55:04 JVT 1998
Keterangan : Melaporkan atau mengatur tanggal dan waktu sistem. Bila tidak ada
argumen yang ditentukan, akan dilaporkan tanggal dan waktu sekarang.
10. cal
Fungsi : mencetak kalender mulai tahun 0000 s/d 9999
$ cal
November 1998 Su Mo Tu We Th Fr Sa
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21\
22 23 24 25 26 27 28
29 30
Keterangan : membuat kalender bulan dan tahun yang ditentukan. Bila bulan tidak
disertakan, maka dibuat kalender untuk 1 tahun.
11. ls
Fungsi : menampilkan daftar file dalam directory aktif.
Keterangan : Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai directory dan file.
Bentuk sederhana perintah ls akan menampilkan hanya nama file. Bentuk panjang
ditandai dengan menggunakan option –1, yang akan menampilkan nama-nama file
beserta informasi untuk setiap file yang ditampilkan.
Option-option yang disediakan :
-a tampilkan semua file di directory termasuk isian.
-o tampilkan hanya nama directory
-g cetak ID kelompok hanya untuk bentuk panjang
-I cetak nomor untuk setiap pemakai
-l tampilkan seluruh file secara lengkap
-o cetak ID pemakai (bila pemakai –1)
-r ubah urutan pengaturan nama file yang telah disusun
-t atur nama file berdasarkan waktu modifikasi terakhir, tidak berdasarkan nama
-o atur nama file berdasarkan waktu akses terakhir
Untuk option nama, bila “nama” merupakan sebuah directory, perintah itu mencetak
informasi yang diminta dengan pilihan (option) bagi semua file dalam directory. Bila
“nama” sebuah file, maka hanya informasi file bersangkutan yang dicetak.
.. Perbandingan perinta dir pada DOS dan perintah ls pada UNIXPerintah DOS Perintah UNIX Keterangan
Dir ls –l Melihat daftar file secara detil
Dir/w Ls Melihat daftar file secara melebar
Dir/p ls | more Melihat daftar file per halaman
Dir a*.* ls a*.* Melihat file dengan nama depan a
Dir > prn ls > lpr Mencetak daftar file ke printer
Dir > file1.txt ls > file1.txt Menyimpan daftar file ke “file1.txt”
Bentuk tampilan perintah ls
$ ls -l-rw-r–r– 1 kepet users 981 Sep 2 08:34 PIC22370.PCX-rw-r–r– 1 kepet users 981 Sep 2 08:33 PIC27480.PCX-rw-r–r– 1 kepet users 66091 Aug 12 12:14 bufferm.pdf-rw-r–r– 1 kepet users 171 Nov 23 19:51 coba1-rw-r–r– 1 kepet users 177 Nov 23 19:51 coba2-rw-r–r– 1 kepet users 171 Nov 23 19:52 coba3drwx —— 2 kepet users 1024 Nov 19 11:55 nsmail/drwx —— 2 kepet users 1024 Aug 12 11:34 kepet/drwxr-xr-x 2 kepet users 1024 Aug 13 12:57 tmp/-rw-r–r– 1 kepet users 24093 Aug 12 12:17 tut1.1998.ps-rw-r–r– 1 kepet users 58527 Aug 12 12:15 tut1_2.pdf-rw-r–r– 1 kepet users 15687 Aug 12 12:17 tut2.1998.ps-rw-r–r– 1 kepet users 17984 Aug 12 12:18 tut3.1998.ps$
Perintah ls –l sama dengan perintah dir pada DOS (seperti terlihat di atas), sedangkan
perintah ls sama dengan perintah dir/w (seperti terlihat di bawah ini)
$ lsPIC22370.PCX dbms1.pdf nsmail/ tut1.1998.psPIC27480.PCX dead.letter prakt_1.c tut1_2.pdfbufferm.pdf introduction.pdf server.c* tut2.1998.psclient.c lpr kepet/ tut3.1998.ps
12. chmod
Fungsi : mengubah proteksi file
Format : chmod bilangan nama file
$ ls -l c*-rw——- 1 kepet users 5935104 Aug 27 13:59 core$ chmod 777 core$ ls -l c*-rwxrwxrwx 1 kepet users 5935104 Aug 27 13:59 core*
13. clear
Fungsi : bersihkan layar, (sama dengan perintah CLS di DOS)
Format : clear
14. cmp
Fungsi : bandingkan file1 dan file2 serta laporkan perbedaannya.
Format : cmp file1 dan file2
Keterangan : perintah ini tidak akan melaporkan apa-apa jika file tersebut identik
(sama persis), tetapi jika ada perbedaan maka akan dilaporkan seperti berikut ini :
$ cmp coba1 coba2coba1 coba2 differ: char 45, line 5
artinya file coba1 mempunyai perbedaan dengan file coba2 pada posisi 45 baris ke-5
15. cp
Fungsi : copy file1 menjadi file2
Format :
$ cp file1 file2 —- mengcopy file1 ke file2
$ cp coba3 /home/kepet/nsmail —- mengcopy file coba3 ke direktori lain
Keterangan : cp akan meng-copy satu file ke file lain atau meng-copy satu file atau
lebih, ke sebuah direktory.
16. rm
Fungsi : menghapus file
Format : rm nama-file
Perintah DOS Perintah UNIX Keterangan
Del file1 rm –l Menghapus file1
Del a*.* rm a*.* Menghapus file dengan nama depan a
Del file1
Del coba.txt
Del buku.sam
rm file coba.txt buku.sam Menghapus banyak file sekaligus
17. mv
Fungsi : memindahkan file1 menjadi file2
Format : mv file1 file2
$ mv file1 file2 —- mengcopy file1 ke file2
$ mv coba3 /home/kepet/nsmail —- mengcopy file coba3 ke direktori lain
Keterangan : mv akan memindahkan satu file ke file lain atau memindahkan satu file
atau lebih, ke sebuah direktori
18. cat
Fungsi : menampilkan isi sebuah file (sama dengan perintah TYPE pada DOS)
Cat berfungsi untuk mencetak ke layar monitor isi dari sebuah file text. Jika yang
file dililihat menggunakan perintah ini bukan file text maka akan keluar karakterkarakter
aneh pada layar.. Untuk menghindari tercetaknya karakter-karakter aneh
tersebut dapat digunakan perintah cat –v
$ cat server.c#include main(argc,argv)int argc;char *argv[];{if(argc < 2){fprintf(stderr, “Give me an argument, please. \n”);exit(1);}
19. more
Fungsi : menampilkan isi text file per layar
Format : more nama file
Contoh :
$ more server.c —–menampilkan isi fike server.c
#include #include {struct sockaddr_in server;static char buf[512], *mes = “I am fine !”;if(argc < 2){fprintf(stderr, “Give me an argument, please. \n”);exit(1);}–More–(33%)
Keterangan : more menampilkan isi file dari titik tertentu kemudian menampilkan
sisa file pada CRT sebanyak satu halaman setiap kali. Setiap layar CRT penuh maka
penampilan file akan berhenti dan menunggu kita mengetikkan sebuah karakter atau
return.
20. head
Fungsi : perintah head digunakan untuk menampilkan 10 baris pertama dari suatu file
teks. Jika ingin menampilkan hanya 4 baris pertama maka digunakan perintah :
$ head –4 coba.txtcommands common to all loginsexport OPENWINHOME=/usr/openwinexport MINICOM=”-c on”export win/man
21. tail
Fungsi : perintah tail digunakan untuk menampilkan 10 baris terakhira dari suatu file
teks. Jika ingin menampilkan hanya 3 baris pertama maka digunakan perintah :
$ tail –3 coba.txt-rw-r–r– 1 kepet users 58527 Aug 12 12:15 tut1_2.pdf-rw-r–r– 1 kepet users 15687 Aug 12 12:17 tut2.1998.ps-rw-r–r– 1 kepet users 17984 Aug 12 12:18 tut3.1998.ps22. history
Fungsi : mencetak perintah-perintah sebelumnya
$ history|more1 netscape2 bg3 ls -l4 cd kepet5 ls -l6 ls -al7 cd8 cd
Tidak semua versi UNIX menyediakan perintah ini. Perintah history ini dapat
digunakan untuk mengingat kembali perintah-perintah yang dijalankan sebelumnya.
Perintah ini juga dapat digunakan untuk menjalankan lagi suatu perintah tanpa
mengetik ulang.
Sistem operasi DOS juga menyediakan fasilitas ini yaitu perintah DOSKEY.COM
23. wc
Fungsi : menghitung jumlah kata, jumlah baris dan jumlah karakter dalam suatu file
Format : wc nama-file
Contoh :
$ wc lpr
15 15 165 lpr —–file lpr terdiri atas 13 baris,
15 kata dan 165 karakter
24. alias
Fungsi : untuk mengganti nama perintah
Dengan menggunakan fasilitas ini, seorang user dapat mendefinisikan perintah UNIX
dengan perintah lain yang mudah diingat. Fasilitas ini juga sangat menguntungkan
bagi pemakai DOS karena bisa mengaliaskan perintah-perintah UNIX dengan
perintah-perintah DOS. Perintah alias hanya ada di C Shell dan tidak dijumpai pada
Bourne Shell.
Contoh :
> alias dir/w ls —- perintah ls dialiskan menjadi dir/w
> dir/w —- setelah itu perintah dir/w dikenali sebagai ls
PIC22370.PCX dbms1.pdf output tut1_2.pdfPIC27480.PCX dead.letter profile tut2.1998.psbufferm.pdf introduction.pdf kepet tut3.1998.pscoba.txt lpr tmpdaadstip.pdf nsmail tut1.1998.ps
Perintah alias juga dapat digunakan untuk menyingkat perintah.
> alias h history —- perintah history disingkat menjadi h
> h1 19:30 dirp2 19:30 alias dir/p ls3 19:30 dir/p4 19:30 dir/w ls -l
Untuk membatalkan perintah alias digunakan peritah unalias
> unalias h history —- peritah alias h dibatalkan
> h —- memanggil perintah h
25. man
Fungsi : singkatan dari manual yaitu untuk menampilkan informasi bantu untuk
semua perintah UNIX. Perintah ini sangat bermanfaat bagi setiap pemakai UNIX
karena dapat membantu mengingat kembali perintah-perintah UNIX.
Format : man nama-perintah
Contoh :
$ man whoWHO(1L)NAMEwho - show who is logged onSYNOPSISwho [-imqsuwHT] [--count] [--idle] [--heading] [--help]DESCRIPTIONThis manual page documents the GNU version of who. Ifgiven no non-option arguments, who prints the followinginformation for each user currently logged 26. grep
Fungsi : mencari isi suatu file di sembarang directory
Format : grep –n ‘nama-file’ di-direktori
Keterangan : grep akan mencari suatu variable dalam suatu baris tertentu, di dalam
sembarang direktori pada semua file. Grep sangat berguna untuk menemukan kata
tertentu dalam beberapa dokumen atau mencari adanya sebuah variable dalam
sekelompok program. Misalnya : grep –n ‘shutdown’ /etc/*
Contoh :
$ grep main *.c mencari kata main pada semua file *.c
client.c:main(argc,argv) menampilkan kata-kata yang ditemukan
mumt.c:main()prakt_1.c:main(argc,argv)server.c:main(argc,argv
gunakan option –n untuk menampilkan nomer baris.
$ grep -n exit server.c21: exit(1);36: exit(1);58: exit(1);27. mkdir
Fungsi : membuat direktori
Format : mkdir nama-direktori
Keterangan : di DOS peritahnya adalah MD (make directory)
~$ mkdir coba1 coba2 coba3 (membuat 3 direktori sekaligus)
28. rmdir
Fungsi : menghapus direktori
Format : rmdir nama-direktori
Keterangan : di DOS peritahnya adalah RD (remove directory)
~$ rmdir coba1 coba2 coba3 (menghapus 3 direktori sekaligus)
jika directory yang dihapus tidak ada maka akan ditampilkan pesan
..SISTEM FILE DAN DIRECTORY
Perintah-perintah UNIX yang berhubungan dengan file dan directory sebagai
berikut :
1. pwd
fungsi : menunjukkan directory aktif
keterangan : Perintah ini singkatan dari “print working directory”. Seorang pemakai
selalu berhubungan dengan sebuah directory kerja, yang ada kalanya pemakai
tersebut tersesat sampai jauh, maka perintah ini bermanfaat untuk mengetahui posisi
pemakai dalam suatu directory.
2. cd [nama]
Fungsi : mengubah directory
Keterangan : Membawa pemakai ke directory kerja baru. Bila nama directory tidak
ditentukan, cd mengatur supaya directory kerja berada pada home directory pemakai.
3. ls [options] nama
Fungsi : menampilkan daftar file dalam directory aktif.
Keterangan :
Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai directory dan file. Bentuk
sederhana perintah ls akan menampilkan hanya nama file. Bentuk panjang ditandai
dengan menggunakan option –1, yang akan menampilkan nama-nama file beserta
informasi untuk setiap file yang ditampilkan.
PROTEKSI FILE DAN SEKURITI PADA UNIX
Masalah keamanan data amatlah penting dalam bidang teknologi informasi.
UNIX dalam hal ini jauh lebih unggul dari pada DOS yang tidak menyediakan
fasilitas ini. DOS hanya mempunyai fasilitas ATTRIBUT dengan pilihan Read Only
dan Hidden. DOS hanya menyediakan fasilitas untuk untuk menyembunyikan file
(hidden) dan memproteksi file (read-only) agar tidak dapat dihapus atau dimodifikasi.
Sedangkan fasilitas kepemilikan file tidak disediakan.
UNIX menyediakan sekuriti yang sangat baik sekali. Tiap-tiap file pada UNIX
mempunyai tingkat sekuriti sendiri seperti terlihat pada tulisan di bawah ini:
$ ls -l-rw-r–r– 1 kepet users 66091 Aug 12 12:14 bufferm.pdf-rw-r–r– 1 kepet users 171 Nov 23 19:51 coba1-rw-r–r– 1 kepet users 177 Nov 23 19:51 coba2-rw-r–r– 1 kepet users 171 Nov 23 19:52 coba3drwx—— 2 kepet users 1024 Nov 19 11:55 nsmail/drwx—— 2 kepet users 1024 Aug 12 11:34 kepet/drwxr-xr-x 2 kepet users 1024 Aug 13 12:57 tmp/
Kalau dibandingkan dengan DOS, tampilan direktori di atas sedikit berbeda.
Selain nama file, ukuran file, tanggal dan jam pembuatan, juga ada tambahan
informasi berupa nama user, nama group dan mode file.
Untuk keterangan kolom directory indicator adalah merupakan informasi untuk
file yang ditampilkan bahwa nama yang ditampilkan adalah sebuah sub directory.
Kolom kedua menunjukkkan hak akses bagi sekelompok atau hanya untuk satu
pemakai itu sendiri, penjelasan selengkapnya sebagai berikut :
-rwx r-x - -x
Arti dari karakter rwx, r (read) menyatakan ijin untuk membaca file, w (write)
menyatakan ijin untuk menulis (memodifikasi), merubah maupun menghapus, dan x
(execute) menyatakan ijin untuk menjalankan program. Karakter pada posisi
bersangkutan menunjukkan bahwa ijin telah dicabut.
MENGUBAH IJIN AKSES
Ijin akses terhadap file atau suatu directory dapat diubah-ubah dengan perintah
chmod, yang bentuk perintahnya sebagai berikut :
chmod modus nama file [who] operasi ijin
Fungsi : merubah ijin akses
Keterangan :
Mengubah modus (file protection bits) sebuah file. Modus file adalah susunan bit
dalam isi directory file yang menentukan siapa yang mendapat ijin untuk membaca,
Nama file
Tanggal & jam pembuatan
Ukuran File
Nama group
Nama user
Mode File
Indikator
Direktori
Ijin akses bagi pemilik file (read, write, eksekusi)
Ijin akses bagi user yang yang termasuk dalam
satu group dengan pemilik file (read & eksekusi)
User lain hanya dapat mengeksekusi program,
tetapi tidak dapat membaca dan memodifikasi
file tsb.
menulis, mengerjakan file. Hanya pemilik file atau super user yang boleh mengubah
modusnya.
Bentuk pertama menggunakan bilangan oktal untuk mengatur modus. Yang kedua
mnggunakan simbol untuk menentukan modus baru.
Argumen : Pembacaan, penulisan dan pengerjaan file menginginkan bit ditentukan
dalam bentuk bilangan oktal. Bilangan oktal terdiri atas 4 digit. Most significant
digit berisi bit untuk mengontrol pengerjaan, digit berikut mempunyai bit, bit ijin
pemilik, digit berikutnya mempunyai bit ijin kelompok dan least significant digit
mengandung bit ijin umum.
Bilangan oktal diperoleh dengan logic 0E dengan bit berikut :
4000 menentukan ID pemilik pada pengerjaan
2000 menentukan ID kelompok pada pengerjaan
1000 meninggalkan program dalam memori
0400 ijin membaca (Read) untuk pemakai
0200 ijin menulis (Write) untuk pemakai
0100 ijin mengerjakan (eXsekusi) untuk pemakai
0040 ijin membaca (Read) untuk anggota kelompok group
0020 ijin menulis untuk anggota kelompok
0010 ijin mengerjakan untuk anggota kelompok
0004 ijin membaca untuk orang lain
0002 ijin menulis untuk orang lain
0001 ijin mengerjakan untuk orang lain
who menentukan untuk siapa ijin diberikan
+ kombinasi 3 huruf,”o”,”g” dan “u” atau huruf tunggal “a”.
Default dari who ini adalah “a”.
a (all) semua
g (graoup) kelompok
u (user) pemakai
+ menambah ijin
- menghapus ijin
ijin r membaca
w menulis
x membaca
s mengatur ID pemilik/kelompok
t jangan menukar
Contoh mengubah mode file
$ ls -l coba
-rw-r–r– 1 kepet users 206 Nov 26 13:17 coba (kondisi mula-mula)
$ chmod 777 coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
-rwxrwxrwx 1 kepet users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 777)
..
.$ chmod 700 coba (ubah mode lagi)
$ ls -l coba
-rwx—— 1 kepet users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 700)
$ chmod 751 coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
-rwxr-x–x 1 kepet users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 751)
$ chmod 000 coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
— — — 1 kepet users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 000)
$ chmod a+x coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
—x–x–x 1 kepet users 206 Nov 26 13:17 coba* (mode di set 751)
$ chmod u+rwx coba (ubah mode file)
$ ls -l coba
-rwxr-x–x 1 kepet users 206 Nov 26 13:17 coba* (user +r, +w, +x)
PERINTAH – PERINTAH LANJUTAN1. Perintah Input-Output dan Proses Piping
Sama halnya dengan DOS, UNIX juga mampu mengenali beberapa karakter
khusus dalam suatu perintah. Yang pertama adalah karakter > yang digunakan untuk
menyalurkan standard output dari terminal ke sebuah file.
Contoh :
$ ls > output.txt ——– hasil dari perintah ls disimpan
ke sebuah file dengan nama output.txt
$ more output.txt ——– melihat isi file output.txt
dead.letterintroduction.pdfnsmail/outputkepet/tmp/tut1.1998.pstut2.1998.ps
Dengan perintah di atas sebuah file baru dengan nama ‘output.txt’ akan terbentuk
dan isi dari file tersebut adalah hasil dari perintah ls.
..
Selain itu user juga dapat menambahkan informasi di akhir sebuah file dengan cara
menggunakan notasi >> seperti contoh berikut ini :
$ date >> output.txt ——– hasil dari perintah date ditambahkan
ke akhir file dengan nama output.txt
$ more output.txt ——– melihat isi file output.txt
dead.letterintroduction.pdfnsmail/outputkepet/tmp/tut1.1998.pstut2.1998.ps
Thu Nov 26 14:29:38 JVT 1998 ——- > baris tambahan dari perintah date
Input dari suatu perintah juga dapat diarahkan dengan menggunakan tanda <.
Dengan menggunakan notasi ini, input yang biasanya didapat secara interaktif dari
keyboard akan sebaliknya diarahkan untuk mengambil input dari sebuah file.
$ ls -l > coba.txt —hasil perintah ls disimpan me njadi coba.txt
$ wc < coba.txt –wc menghitung baris, kata & karakter
18 155 1126 dari file coba.txt
Penggunaan alias seperti contoh-contoh di atas hanyalah berlaku sementara, artinya
setelah logout maka perintah-perintah tersebut sudah tidak dikenali lagi. Ada suatu cara
agar perintah alias tersebut dapat bersifat permanen, yaitu dengan cara mengetikkan
perintah-perintah alias tersebut dan menyimpannya pada suatu file yang bernama .cshrc
yang dapat ditemukan pada setiap home directory user.
Dalam hal proses input-output UNIX mempunyai proses yang disebut dengan
proses piping. Konsep dasar piping berhubungan erat dengan menyalurkan input output.
Pipe bisa dianalogikan dengan sebuah pipa yang menghubungkan dua buah program
sedemikian hingga output dari program pertama menjadi input dari program berikutnya.
UNIX menyediakan fasilitas piping dimana user bisa menggunakan satu atau lebih pipe
secara bersamaan.
Contoh proses piping dalam UNIX :
$ finger | sort | moreLogin Name Tty Idle Login Time Office Office Phoneamran Amran .D p1 8:13 Nov 27 08:32 (:0.0)kepet Eko Kepet p3 Nov 27 16:29 (10.252.1.201)
Keterangan : perintah di atas berarti setelan menjalankan perintah finger kemudian
hasilnya diurutkan sesuai abjad, kemudian menampilkannya per layar.
$ finger | sort | more | wc4 35 269..
Keterangan : perintah di atas berarti pertama -tama perintah finger dijalankan, lalu
hasilnya diurutkan sesuai abjad, kemudian dihitung berupa jumlah baris, jumlah kata dan
jumlah karakter dari output yang dihasilkan.
2. adduser
Fungsi : menambah user baru
Format : adduser
Keterangan : hanya super-user yang dapat menjalankan perintah ini.
kepet:~# adduserAdding a new user. The username should not exceed 8 charactersin length, or you may run into problems later.Enter login name for new account (^C to quit): ekoThat name is in use, choose another.Adding a new user. The username should not exceed 8 charactersin length, or you may run into problems later.Enter login name for new account (^C to quit):
Pada contoh di atas, nama user yang dimasukkan sudah ada sehingga UNIX
menolaknya. UNIX menyarankan agar panjang nama user tidak melebihi 8 karakter.
Untuk membatalkan perintah ini tekan ^C.
kepet:~# adduserEnter login name for new account (^C to quit): ekokepetEditing information for new user [ekokepet]Full Name: Eko KepetGID [100]:Group ‘users’, GID 100First unused uid is 562UID [562]:Home Directory [/home/ekokepet]:Shell [/bin/bash]:Password [ekokepet]:Information for new user [ekokepet]:Home directory: [/home/ekokepet] Shell: [/bin/bash]uid: [562] gid: [100]Is this correct? [y/N]:
Tekan Y untuk menyimpan data user baru.
.. 3. ps
Fungsi : digunakan untuk melaporkan informasi tentang proses yang aktif dalam
sistem UNIX
Format : ps –cal
Keterangan : dapat menunjukkan program yang sedang dijalankan setiap terminal dan
juga proses latar belakang yang sedang berjalan.
kepet:/usr$ psPID TTY STAT TIME COMMAND7241 p2 S 0:00 -bash7251 p2 T 0:00 (man)7253 p2 T 0:00 (sh)7254 p2 T 0:00 (gunzip)7255 p2 T 0:00 (less)7272 p2 T 0:00 (man)7283 p2 T 0:00 sh -c /usr/bin/gunzip -c /usr/man/cat1/mv.1.gz | /usr/bin/l7285 p2 T 0:00 /usr/bin/less -is4. kill
Fungsi : digunakan untuk menghentikan proses yang sedang berjalan
Format : kill –no signal
Keterangan : Proses diidentifikasikan dengan nomor proses (bisa disebut process is
atau PID) yang ditemukan dari perintah ps. Perintah kill bekerja dengan
mengirimkan sebuah sinyal terminate pada proses. Biasanya dipakai signal no. 9 atau
no. 19.
Contoh :
kill 7473 menghentikan proses dengan nomer ID 7473
kill –9 7473 menghentikan proses 7473 langsung saat itu juga
5. &
Fungsi : Menjalankan program di belakang layar (multitasking)
Format : & nama-program
Keterangan : Setelah perintah ini dijalankan maka PID dari program akan dilaporkan
oleh sistem. Jadi jika kita ingin membuang proses tadi kita bisa melakukan perintah
kill –9 PID-nya.
Contoh proses belakang layar
$ top& —- menjalankan perintah top secara background
Keterangan :
Perintah top digunakan untuk melihat proses-proses penting yang sedang dikerjakan
oleh CPU. Jika proses top dijalankan tidak dengan cara di belakang layar, maka user
tidak dapat mengerjakan perintah yang lain karena perintah ini akan dikerjakan secara
terus menerus oleh CPU. Bentuk tampilan yang muncul di layar jika menggunakan
perintah top adalah sebagai berikut :
.. 4:17pm up 2 days, 4:22, 3 users, load average: 0.17, 0.08, 0.0284 processes: 54 sleeping, 1 running, 0 zombie, 29 stoppedCPU states: 0.3% user, 1.9% system, 0.0% nice, 97.8% idleMem: 14336K av, 14080K used, 256K free, 14060K shrd, 212K buffSwap: 130748K av, 8728K used, 122020K free 2952K cached
Tetapi jika perintah top dikerjakan secara backgroud (top&) maka di layar tidak akan
ada tampilan apa-apa. Untuk mematikan perintah top gunakan perintah kill –9 top.
6. bc
Fungsi : perintah bc dapat digunakan sebagai calculator
Keterangan : fasilias ini tida ada pada versi UNIX standard.
Contoh :
kepet:~$ bcbc 1.03 (Nov 2, 1994)Copyright (C) 1991, 1992, 1993, 1994 Free Software Foundation, Inc.This is free software with ABSOLUTELY NO WARRANTY.For details type `warranty’.10+5153+5*5+65-78*5^2-1857 7. pr
Fungsi : Mencetak isi file ke printer
Format : pr nama-file > /dev/lp0
Keterangan : Hasil cetakan ke-printer akan dipisahkan perhalaman dengan sebuah
judul (header) pada bagian atas halaman. Header akan berisi tanggal, nama file dan
nomer halaman.
ELECTRONIC MAIL
Di dalam sistem UNIX, memperbolehkan pemakai saling mengirimkan pesan
secara elektronik. Pesan dapat dikirimkan secara langsung ke terminal pemakai lain bila
sedang log in. Kedua pemakai tersebut kemudian dapat melanjutkan percakapan melalui
keyboard masing-masing.
Seorang pemakai juga dapat mengirimkan pesan ke pemakai lain dalam bentuk
surat pengiriman (mail). Pesan tersebut secara otomatis oleh UNIX dimasukkan ke file
dalam directory penerima. Bila penerima pesan tersebut log in, maka ia diberitahu akan
adanya pesan pengiriman.
Perintah-perintah yang digunakan untuk keperluan komunikasi data antar pemakai
sebagai berikut :
1. write pemakai [tty]
fungsi : mengirim pesan ke pemakai yang sedang login.
keterangan : Write akan membuat hubungan dari keyboard ke layar pemakai yang
ditentukan. Apa saja yang diketikkan dari keyboard akan tampak di layar penerima.
Untuk mengakhiri pengiriman pesan ketikkan ^D. Sewaktu pesan dikirimkan ke
penerima, maka di layar penerima pesan akan ditampilkan siap yang mengirim pesan
tersebut.
Option tty (terminal type), harus diikuti oleh nomor urut terminal yang diaktifkan.
Option tty akan muncul bila terdapat lebih dari satu terminal yang diaktifkan dengan
ID yang sama.
Seorang user pada komputer A akan mengirimkan pesan kepada user di omputer B
dengan cara :
$ write bambang
User bernama Doni mengirimkan pesan ke Bambang dengan cara mengetik pesan.
Untuk mengakhiri pengetikan pesan digunakan tombol Ctrl-D.
Pada komputer B yang digunakan oleh user bernama bambang akan tampil pesan
yang diketik oleh Doni seperti pada tampilan berikut ini:
~$Message from doni@kepet on ttyp2 at 20:21 …Hallo Ko, kamu sekarang sedang ngapain ?EOF 2. mesg [pilihan]
fungsi : menolak pesan dari pemakai lain
keterangan : Anda dapat juga menolak pesan yang dikirim dengan memakai perintah
write. Perintah ini tidak dapat menolak ijin bagi super user untuk mengirim pesan.
Pilihan yang digunakan :
n tidak menerima pesan
y mengaktifkan penerimaan pesan
Jika user tidak ingin diganggu oleh user yang lain yang akan mengirimkan pesan,
maka dapat menggunakan perintah mesg n.
Contoh :
User bernama Eko tidak ingin menerima pesan . (mesg n)
Kemudian user lain bernama Bambang mengirimkan pesan, maka komputer akan
menolak pesan tersebut.
kepet:~$ write ekowrite: eko has messages disabled 3. mail [penerima]
Fungsi : kirim dan membaca pesan berupa surat
keterangan : Mail adalah sebuah program pengiriman elektronik yang mengirimkan
pesan ke pemakai lain atau membaca pesan dari pemakai lain. Anda dapat
mengirimkan pesan dan bentuk pengiriman tercatat ke tiap pemakai yang dikehendaki
yang mempunyai ID log in pada sistem. Pengiriman dikumpulkan dalam sebuah file
di home directory penerima. Untuk membaca surat elektronik ini bisa setiap saat,
tetapi kebanyakan membacanya ketika log in. Bila anda mengetikkan mail tanpa ID
penerima maka berarti anda membaca surat elektronik dari pengirim. Untuk
membaca satu per satu surat anda, dengan mengetikkan urutan dari suart yang masuk.
Urutan yang digunakan 1 2 3 dst.
Tombol yang digunakan adalah :
+ (return) : menampilkan pesan berikutnya
^D : keluar dari program mail
d : menghapus pesan terakhir
Bila perintah ini diikuti oleh nomor urut surat, maka akan menghapus file surat
tersebut. Bila disertakan argumen pemakai, maka mail menerima masukkan hingga ia
mendeteksi sebuah tombol ^D dan mengirim masukkan yang dikumpulkan sebagai
surat pesan pada home directory pemakai yang ditentukan.
Contoh : mengirim e- maik ke user bernama bambang
$ mail bambangSubject: Mencoba kirim e-mailHallo Mbang,aku sedang latihan mengetik e-mail pakai LINUX.Kok sulit sekali yah ?.EOT
Jika user bernama Bambang sedang login, maka e- mail tersebut langsung ditampilkan
di layar, seperti pada contoh berikut ini :
$New mail for bambang@kepet has arrived:—-From: Eko Kepet Subject: Mencoba kirim e-mailHallo Mbang,aku sedang latihan mengetik e-mail pakai LINUX.Kok sulit sekali yah ?—-
Jika user yang dikirim e- mail tidak sedang login, maka surat tersebut akan disimpan pada
direktori user. User akan diberitahu oleh UNIX pada saat login jika ada surat masuk.
Untuk mengetahui atau membaca e- mail yang masuk, ketik perintah mail.
.. ~$ login bambangPassword:Linux 2.0.0.
You have mail. ——- pemberitahuan jika ada e-mail masuk
~$ mail ——- melihat e-mail yang masuk
Mail version 5.5 6/1/90. Type ? for help.“/var/spool/mail/kepet”: 2 messages 1 new 2 unreadU 1 kepet@kepet.no-ip.org Thu Aug 27 15:31 11/435 “percobaan”>N 2 umum@kepet.no-ip.org Thu Nov 26 21:32 12/480 “Surat Penting “& 4. wall
Fungsi : pengiriman pesan oleh super user
Keterangan : Bagi super user, sistem operasi UNIX menyediakan pengiriman pesan
keseluruhan pemakai yang sedang log in saat itu dan perintah ini hanya dapat
dilakukan oleh super user. Kegunaan dari perintah ini yaitu super user dapat
memberitahukan kepda seluruh pemakai yang sedang log in, adanya suatu interupsi
penting yang harus diperhatikan.
# wallHallo USERS, awas komputer mau dimatikan jam 19.00Mohon data Anda disimpan dan komputernyadi shutdown dahulu. Terima kasih.
Untuk mengakhiri penulisan wall dengan cara menekan tombol Ctrl – D.
Setelah itu pada layar monitor user yang sedang login akan tampil :
Broadcast Message from kepet@kepet(/dev/ttyp3) at 17:20 …Hallo USERS, awas komputer mau dimatikan jam 19.00Mohon data Anda disimpan dan komputernyadi shutdown dahulu. Terima kasih.#
Selain itu perintah wall dapat juga mengirimkan pesan berupa file teks. Isi dari file
teks tersebut akan ditampilkan di semua layar.
# wall coba.txt
Kita bisa melakukan sharing files antara komputer Linux kita dengan komputer Windows menggunakan paket program bernama Samba. Samba ini merupakan program yang telah mature dan memiliki banyak feature, mulai dari yang sederhana sampai advance. Sangat menarik untuk diexplore, namun begitu bagi para newbie, seringkali cukup membingungkan untuk menyetel Samba. Berikut cara mudah dan cepat melakukan sharing file di Linux. Dokumentasi Samba sendiri sebenarnya telah tersedia lengkap, baik dalam bentuk online di websitenya (http://www.samba.org), maupun dalam bentuk PDF yang dapat di download gratis. Dokumentasi ini saking lengkapnya, tebalnya mencapai 500-an halaman. Tentu tidak akan habis dibaca dalam semalam.
Tapi jangan khawatir, bila kita hanya ingin mengshare file secara biasa, kita bisa melalukannya secara mudah dan cepat.
Mari kita mulai. Penulis menggunakan Slackware 11, namun settingan sambanya kurang lebih sama di distro lainnya.
1. Install samba server di komputer server linux atau BSD maupun sejenis Unix lainnya.
Download sorce samba
[
root@proxy /home/install]$ wget http://us3.samba.org/samba/ftp/samba-latest.tar.gz
atau cari mirror nya di samba.org
Extract hasil download untuk diinstall
[ root@proxy /home/install]$ tar zxvf samba-latest.tar.gz
[ root@proxy /home/install]$ cd samba-3.0.24/source/ ( Hal ini tergantung dengan versi terkahir yang di download - bisa dilihat dengan perintah ls -al )
[ root@proxy /home/install]$ ./configure --prefix=/usr/local/samba --sysconfdir=/etc --with-automount --with-quotas --with-acl-support
[ root@proxy /home/install]$ make && make install
2. Edit file konfigurasi samba.
File konfigurasi ini mestinya berada di /etc/smb.conf jika tidak berarti berada di /usr/local/samba/lib/smb.conf
Di dalam file smb.conf ini telah terdapat bagian2 konfigurasinya, yaitu dengan tanda [Global], [homes], [printers], dll. Hapus saja semua lalu isi sendiri.
Untuk [Global], pastikan setting option minimal seperti berikut ini:
[Global]
workgroup = AIRPUTIH <--- ubah workgroup sesuai keinginan kamu
netbios name = SERVER <--- ubah nama komputer sharing sesuai keinginan
server string = AIRPUTIH FILE SERVER <--- ubah keterangan server sesuai keinginan
security = SHARE
encrypt passwords = No
show add printer wizard = No
ldap ssl = no
hosts allow = 192.168.93.0/27 <--- sesuaikan dengan kondisi jaringan lokal kamu
hide dot files = No
3. Setting share yang ingin kamu share, tambahkan di dalam smb.conf:
[user]
path = /data-user/data <--- path dimana folder yang ingin di share
read only = Yes
guest only = Yes
guest ok = Yes
Jangan lupa di save.
4. Buat direktori yang ingin kamu share tersebut, dalam contoh ini adalah /data-user/data.
[ root@proxy /home/install]$ mkdir -p /data-user/data
5. Setel bahwa samba akan otomatis hidup setiap komputer hidup.
[ root@proxy /home/install]$ pico -w /etc/rc.d/rc.local
isikan dengan :
# Share
/usr/local/samba/sbin/smbd -D
/usr/local/samba/sbin/nmbd -D
simpan
6. Jalankan service smb dan nmb.
[ root@proxy /home/install]$ /usr/local/samba/sbin/smbd -D
[ root@proxy /home/install]$ /usr/local/samba/sbin/nmbd -D
7. Copylah folder/file yang ingin kamu share ke dalam folder /data-user/data itu. Jangan lupa di chown ke user kamu dulu.
chown -R nobody.nogroup /data-user/data
8. Coba deh kemudian kamu cek di Network Neighborhood. Akan sudah keliatan. Bila belun keliatan, coba tunggu beberapa saat. Biasanya perlu waktu beberapa saat untuk refresh di network. Atau jika tidak bisa kita browse langsung dengan membuka start - run : \\ipserversambatadi\user atau \\namanetbiostadi\user
Sampai disini jika kamu beruntung kamu telah membuat samba dengan konfigurasi paling sederhana :)
Sharing Full Access
Bagaimana bila kamu ingin agar user dapat menulis ke dalam sharing yang telah kamu buat tersebut? Mudah saja.
1. Kita ubah smb.conf-nya menjadi seperti ini:
[user]
comment = Buat sharing data user
path = /data-user/data
read only = No <--- ini
guest only = Yes
guest ok = Yes
browseable = yes
2. Kita chmod juga direktori itu menjadi 777.
chmod -R 777 /data-user/data
3. Test dari network untuk menulis ke dalam share folder itu.
Kesimpulan
Nah... mudah bukan? Contoh konfigurasi disini memang bukan yang terlengkap, namun akan membantu kamu di dalam menyetel sharing file/folder secara mudah dan cepat. Juga bisa menjadi starting point bagi kamu di dalam mengexplore option2 yang ada di samba. Coba deh kamu pelan2 pelajari samba ini, dia adalah salah satu keahlian yang sangat dicari oleh perusahaan2 dari sysadmin Linux. Ok, selamat belajar.
Windows 2000 Server merupakan Network Operating System (NOS) untuk melakukan konfigurasi dan manajemen jaringan baik skala kecil, menengah, maupun besar. Teknologi sistem operasi Windows 2000 sebenarnya merupakan kelanjutan teknologi Windows NT yang telah cukup lama digunakan secara luas di pasaran. Keluarga Windows 2000 terdiri dari 4 jenis sistem operasi, 3 diantaranya merupakan sistem operasi untuk server dan 1 untuk workstation.